Showing posts with label PENGETAHUAN UMUM. Show all posts
Showing posts with label PENGETAHUAN UMUM. Show all posts

Thursday, January 12, 2012

Di Usia 45, Kemampuan Otak Menurun 3,6 Persen

Penyakit terkait otak dan kemampuan ingatan terjadi lebih parah pada orang yang sudah tua. Jadi, tidaklah mengejutkan melihat orang yang lebih tua mengalami hilang ingatan atau demensia.





Kami semua sudah tahu bahwa kemampuan otak berkurang seiring usia. Orang yang lebih muda memang memiliki fungsi otak yang lebih baik ketimbang mereka yang sudah tua.

Penyakit terkait otak dan kemampuan ingatan terjadi lebih parah pada orang yang sudah tua. Jadi, tidaklah mengejutkan melihat orang yang lebih tua mengalami hilang ingatan atau demensia.

Baru-baru ini, para peneliti dari University College London melakukan sebuah penelitian mengenai kemampuan otak dan fungsi otak. Dari penelitian hal itu dipandang bahwa berkurangnya kemampuan fungsi otak sekitar 3.6 persen pada orang yang berusia 45-49 tahun. Temuan ini bahkan lebih awal ketimbang penelitian sebelumnya yang menunjukan pengurangan fungsi otak pada usia 60 tahun.

Dengan melibatkan sekitar 7.000 pria dan wanita berusia 45-70 tahun, penelitian itu dilakukan dengan serangkaian pengujian ingatan otak selama 10 tahun. Mulai dari tes kemampuan untuk mengingat kosakata dan kemampuan memahami melalui adio visual.

Peringkat penurunan terbanyak ditemukan pada pria berusia 65-70 tahun, sekitar 9.6 persen, Sementara pada wanita dengan usia yang sama, penurunan kemampuan otak berkisar 7.4 persen.

Proffesor Archana Singh-Manoux dari pusat penelitian Epidemologi dan kesehatan Prancis, yang memimpin penelitian itu, seperti dilansir Antara,mengatakan bahwa hasil penelitian itu membuktikan penurunan kognitif selama 20-30 tahun yang mengantarkan pada demensia.

Alzheimer Society mengatakan penelitian itu penting untuk diketahui mengenai bagaimana perubahan pada fungsi otak bisa membantu diagnosis terhadap demensia.

"Hal itu penting untuk mengenali faktor resiko awal," Kata Dr Anne Corbett dari Alzheimer Society seperti dikutip dari Daily mail.

"Selain itu, penelitian lebih lanjut dibutuhkan guna membantu memahami perubahan yang terukur dalam otak yang dapat membantu kita memperbaiki diagnosis dari demensia."


Sunday, October 16, 2011

Hindari 5 hal ini dalam tanda tangan Anda

Perlu anda ketahui bahwa goresan tangan anda pada secarik kertas dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik dan kepribadian anda. Hal ini berarti bahwa tulisan tangan anda bisa menceritakan tentang anda yang sebenarnya. Secara singkat, tanda tangan kita adalah cermin bagaimana kita ingin dilihat oleh dunia. Dan tulisan tangan kita sangat terkait erat dengan pikiran bawah sadar kita. Oleh karena itu, jika tanda tangan kita mencerminkan sinyal-sinyal yang baik, pikiran bawah sadar kita pun juga memancarkan sinyal baik serupa. Berikut 5 Hal yang Harus Dihindari dari Sebuah Tanda Tangan.




1. Tanda Tangan “Tercoret”

Tanda tangan dengan jenis ini selalu ditemui sebagai tanda bahaya. Tanda tangan pada gambar di atas ini dibuat oleh seorang anak perempuan yang melakukan bunuh diri pada tahun 2008 karena tekanan ujian. Dari garis dasar tulisan yang ditinggalkan sebelum melakukan bunuh diri jelas sekali menandakan dia sangat stress dan kecenderungan bunuh diri, hanya karena dia tidak siap menghadapi ujian. Perhatikan juga coretan-coretan tajam pada tandatangan namanya, menandakan perasaan tidak suka kepada dirinya sendiri, dan keinginan untuk menusuk dan menghukum dirinya sendiri. Itulah yang akhirnya dilakukan terhadap dirinya. Apabila pada tanda tangan anda terdapat coretan baik horizontal maupun vertikal, segera buang coretan itu. Karena apabila benar hal ini disebabkan oleh kebencian terhadap diri sendiri, maka tiap kali menuliskan tanda tangan, anda akan semakin membenci diri anda. Yang terjadi kemudian terjadi adalah anda akan melakukan sesuatu yang mensabotase kesuksesan yang telah anda raih. Oleh karena itu, biarkan tanda tangan anda sederhana dan dapat terbaca.

2. Tanda Tangan yang Tersamar

Sekilas tanda tangan ini terlihat bersih, tapi jika diperhatikan lebih seksama, huruf pertama dari tanda tangan ini disamarkan dan ada seperti bulatan yang mengelilingi. Hal ini berarti “membatasi-diri”. Bulatan pada huruf pertama seperti itu menunjukkan orang yang sangat terlalu membela diri (defensive) di depan umum dan dia terlalu melindungi diri sendiri. Orang semacam ini akan sulit berkawan karena sulit membuka diri dan selalu ketakutan akan tersinggung atau terluka hatinya. Mereka selalu mempunyai kecurigaan terhadap maksud dan tujuan orang-orang di sekitarnya, yang tentu saja membuat mereka gagal menjadi bagian dari masyarakat di sekitarnya, dan menyebabkan dirinya terpencil. Kalau tanda tangan anda ada bulatan pelindung seperti itu, maka buanglah dengan segera.

3. Tanda Tangan yang Sangat Kecil

Tanda tangan yang sangat kecil mencerminkan kurangnya rasa percaya diri untuk menyelesaikan pekerjaaan sehari-hari. Seorang seperti ini apabila berada dalam kerumunan orang atau pertemuan dengan banyak orang, akan merasa yang paling kurang dibandingkan yang lainnya. Orang-orang seperti ini harga dirinya selalu terinjak-injak oleh kerumunan, dan selalu menjadi bulan-bulanan karena mereka takut untuk menyampaikan pendapat mereka. Mereka tidak mempunyai keberanian untuk mengungkapkan yang mereka pikirkan. Lama-kelamaan mereka akan menghindari kerumunan. Kalau tanda tangan anda terlalu kecil, maka perbesarlah, tapi jangan terlalu besar karena hal itu juga menunjukkan hal yang serupa.

4. Tanda Tangan yang "Kembali"

Banyak sekali orang yang mempunyai tanda tangan seperti ini, yaitu setelah selesai tanda tangan, maka orang tersebut akan menambahkan garis akhir kembali dari kanan ke kiri tanpa mengangkat penanya. Tanda tangan seperti ini mencirikan seseorang yang terperangkap oleh masa lalunya, entah itu masa lalu yang baik maupun yang buruk. Jika anda mempunyai tanda tangan seperti ini, rubahlah dengan menggaris bawahi dimulai dari sebelah kiri ke kanan.

5. Tanda Tangan Cakar Ayam

Ini adalah jenis tanda tangan yang paling umum digunakan orang. Tanda tangan jenis ini menunjukkan orang tersebut selalu dalam kondisi yang tergesa-gesa. Hal ini mungkin disebabkan oleh 2 alasan, yang pertama pikiran orang-orang seperti ini lebih cepat dari tangannya. Atau mereka biasanya tidak punya tanggung jawab mengenai kehidupan mereka. Mereka terlalu sibuk dengan mereka sendiri dan jarang menyelesaikan apa yang menjadi tugasnya, namun kemudian menyalahkan orang lain. Jika anda memiliki tanda tangan seperti ini, ganti dan tuliskan nama anda dengan lengkap. Ini akan sedikit memperlambat anda, tapi anda akan menyelesaikan apa pun yang anda lakukan.

Tips Membuat Tanda Tangan yang Baik
Buatlah tanda tangan dari nama anda yang jelas dan terbaca, yang konsisten dan seirama dengan tulisan tangan anda. Usahakan sedikit lebih besar dari tulisan tangan anda yang biasa, namun tidak terlalu besar. Mulai huruf pertama 2-3 kali lebih besar dari huruf-huruf berikutnya. Pastikan jangan ada goresan yang mencoret sendiri nama anda, dan pastikan apabila menggaris bawahi, anda mulai dari sebelah kiri ke arah kanan. Banyak orang sukses di dunia ini menuliskan tanda tangannya dengan miring ke atas yang menandakan mereka bersemangat, hangat, ramah dan peduli.

Tuesday, October 11, 2011

Inilah Penyebab Banteng Membenci Warna Merah


Orang sering kali diingatkan untuk hati-hati jika berdekatan dengan banteng jika mengenakan baju berwarna merah. Apakah warna merah memang membuat banteng marah? Faktanya, banteng tidak dapat melihat dengan sempurna, karena Buta Parsial.

Apa yang menyebabkan seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya. Pandangan terhadap warna adalah subyek yang menipu. Di dalam pandangan manusia memiliki batang mata yang sensitif terhadap cahaya, tetapi tidak menyediakan informasi mengenai warna. Tetapi banteng punya, dan bekerja baik dalam cahaya redup atau gelap.

Seperti saat melihat di malam hari, persepsi warna menjadi buram karena gelap. Batang mata manusia dilengkapi dengan tiga jenis sel kerucut, masing-masing sensitif terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda, gelombang merah, hijau, dan biru. Setiap warna yang kita tahu, dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari warna dasar tersebut.

Ketika sesuatu yang tidak beres dengan aspek pandangan dasar ini, maka menghasilkan kebutaan warna, yang biasanya berupa ketidakmampuan yang tidak lengkap untuk membedakan warna, daripada mempersempit rentang warna yang dapat dirasakan. Manusia memiliki pandangan warna umum seperti dalam ikan, reptil, amfibi, dan burung. Beberapa binatang melihat lebih banyak warna dari yang kita dapat, misalnya lebah.

Buta Parsial
Persepsi warna merupakan respon otak atas stimulus yang diterima oleh retina. Telah diidentifikasi 3 jenis sel fotoreseptor kerucut (yang diperlukan untuk dapat membedakan warna) yakni biru, hijau, dan merah. Dibutuhkan minimal 2 sel untuk dapat membedakan warna, dan pada penglihatan warna normal dibutuhkan ketiganya. Buta warna biasanya disebabkan oleh faktor keturunan. Dari faktor keturunan ini yang paling sering ditemukan adalah defek sel merah-hijau. Buta warna ini berkaitan dengan gen X resesif, jadi diturunkan oleh ibu (tidak harus mengalami buta warna, karena gen bersifat resesif) kepada anak laki-lakinya. Pada seseorang dengan buta warna parsial, dapat mengalami defek pada sel kerucut merah ataupun hijau sehingga tidak dapat mempersepsi warna tersebut dan turunannya, juga sulit membedakannya.

Penyebab banteng ga suka kain warna merah sendiri karena sebenernya banteng itu ga suka lambaian kainnya, bukan warna kainnya itu sendiri. Banteng punya penyakit buta parsial yang dia ga bisa ngeliat warna/buta warna. Tapi karena matador emang udah biasa pake kain merah sebagai alat untuk aksinya melawan banteng, kita menganggap warna merah lah yang ngebuat si banteng ngamuk.

Wednesday, September 7, 2011

Inilah Alasan Kenapa 1 Menit = 60 Detik ?

Bilangan 60 digunakan untuk menyatakan waktu, sejam 60 menit, semenit 60 detik. Bilangan 60 ini digunakan pertama kali oleh bangsa Sumeria, jadi mereka berhitung dengan basis 60 atau disebut juga Sexagesimal.
http://lh3.ggpht.com/-_Yv0a9pNyKM/TllCN4HOjVI/AAAAAAAAMFA/zkV0T45JvN4/time-warp_thumb%25255B23%25255D.jpg?imgmax=800

Alasan kenapa digunakan bilangan 60 adalah bilangan ini bilangan terkecil yang bisa dibagi oleh enam angka pertama yaitu: 1,2,3,4,5,6.

Jadi dengan mudah kita bisa terbayang: 1/2 jam = 30 mnt, 1/3 jam = 20 menit, 1/4 jam = 15 menit, dst. Bayangkan kalau satu jam = 100 menit, berarti 1/3 jam = 33,333 mnt??? Kalo kata orang, itu ngga bunyi …

Kalo kata matematisnya, 60 itu highly composite number, atau bilangan yang angka pembaginya/faktornya banyak, yaitu 1,2,3,4,5,6,10,12,15,20,30,60.


Detik

Detik atau sekon adalah satuan waktu dalam SI (Sistem Internasional, lihat unit SI) yang didefinisikan sebagai durasi selama 9.192.631.770 kali periode radiasi yang berkaitan dengan transisi dari dua tingkat hyperfine dalam keadaan ground state dari atom cesium-133 pada suhu nol kelvin.

Dalam penggunaan yang paling umum, satu detik adalah 1/60 dari satu menit, dan 1/3600 dari satu jam.


Sejarahnya

Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai "second minute" (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam. Bagian yang pertama dikenal sebagai "prime minute" (menit perdana) yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.

Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam dan ada 60 detik di dalam satu menit.

Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia, yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari. Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM), dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM) ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch, karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam untuk digunakan sebagai standar waktu.

Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb's Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb), yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900 berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke-18 dan 19.

Dengan demikian detik didefinisikan sebagai 1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.

Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960. Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik. Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.

Waktu Ephemeris (Ephemeris Time - ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO) dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England) menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.

Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV, mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi, yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom.

Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom dalam International System of Units (SI) sebagai

Durasi sepanjang 9.192.631.770 periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet. Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris. Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K. Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

Setiap orang wajib tahu waktu, oleh karena itu mari kita pelajari konversi atau perubahan waktu berikut ini :

1 Detik = Sama Dengan Seper 60 Menit (1/60 Detik)
1 Menit = Sama Dengan 60 Detik
1 Jam = Sama Dengan 60 Menit
1 Jam = Sama Dengan 3.600 Detik
1 Hari = Sama Dengan 24 Jam
1 Hari = Sama Dengan 1.440 Menit
1 Hari = Sama Dengan 86.400 Detik
1 Minggu = Sama Dengan 7 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 28 Sampai 31 Hari
1 Bulan = Sama Dengan 4 Minggu
1 Caturwulan Atau Cawu = Sama Dengan 4 Bulan
1 Semester = Sama Dengan 6 Bulan
1 Tahun = 365 Sama Dengan Hingga 366 Hari
1 Tahun = Sama Dengan 12 Bulan
1 Dasawarsa = Sama Dengan 10 Tahun
1 Abad = Sama Dengan 100 Tahun

Sumber